![]() |
Akan tetapi seolah semua berbalik 180 derajat. Kemenangan
melawan Juve di Juventus Stadium menjadi kemenangan tandang terakhir Inter.
Setelah itu kekalahan demi kekalahan menaungi anak asuh Stramaccioni kala
melakukan laga tandang. Kemenangan krusial melawan Juventus seolah menjadi
kutukan bagi pasukan biru hitam ini. Inter Milan mengalami kekalahan di empat
partai tandangnya. Atalanta, Parma, Lazio serta Udinese berhasil mempermalukan
Javier Zanetti dkk di kandang mereka. Tentunya ini merupakan pertanda buruk
bagi Inter. Jika tidak segera bangkit maka peluang untuk merebut capolista
makin sulit.
Kini Inter masih terdiam di posisi empat klasemen sementara
Serie A Liga Italia dengan mengumpulkan 38 poin. Selisih dua poin dengan
peringkat ke tiga Napoli. Sedangkan jarak poin dengan sang pemuncak sementara
Juventus masih 7 poin. Selisih poin yang tidak terlalu jauh membuat persaingan
perebutan puncak klasemen cukup menarik untuk disimak.

Akhir pekan ini Inter kembali akan melakoni laga
tandang. Lawan yang akan dikunjungi adalah AS Roma. Dalam lawatannya kali ini,
target menang tampaknya menjadi misi tersendiri bagi La Beneamata. Selain memanaskan perebutan target, kemanangan atas
Roma tentunya akan menghapus mitos kutukan kalah di laga tandang. Menarik untuk
disimak, apakah mampu La Beneamata menghapus kutukan yang diderita? Ataukah
masih akan terselubung dalam lingkaran hitam kekalahan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar